RSS

Susahnya Kalau Tak Mengerti Bahasa Inggris !

28 Feb

Kandungan Coal Belt Methane (CBM) di Kalsel, feasible (dapat dikerjakan,Red) untuk dilakukan eksplorasi. Kenyataan itu terungkap saat digelar Seminar bertajuk Development of Coaled Source In Kalimantan and It’s Importance for Economic Development di Hotel Rattan In Banjarmasin ( 27/2), yang dibuka oleh Gubernur Kalsel Drs.H.Rudy Ariffin, menghadirkan pakar CBM DR Paul Massaroto dari Quennsland University Australia. Namun seminar tsb terkesan agak aneh.

Selama seminar berlangsung sebagian peserta duduk manis, ada yang cengar-cengir ada pula yang manggut-manggut saat Paul menerangkan aneka hal tentang gas tsb.
Entah mengerti atau tidak, namun peserta yang datang dari berbagai kalangan tsb hanya bisa menerima mentah-mentah atau sambil lalu apa yang disampaikan oleh Paul. Maklumlah, dari A sampai Z tentang CBM yang dipaparkannya, semua dalam Bahasa Inggris. Apalagi, bahasa inggris yang digunakan penuh dengan istilah teknis pertambangan dan goelogis.
Kelucuan makin menjadi saat dibuka sesi tanya jawab. Beberapa peserta, mengajukan pertanyaan dengan Bahasa Indonesia. Paul sendiri mengerti dengan pertanyaan tsb karena dijelaskan oleh moderator acara. Tetapi, saat menjawab pertanyaan, kembali Paul berbahasa Inggris. Dan, sekali lagi penjelasan Paul tak ada yang menterjemahkannya. Akhirnya, ya tak pahamlah. Dari pada malu, yan akhirnya pura-pura manggut saja, beres.
Soal berbahsa inggris ini tak hanya menjadi keluhan peserta. Bahkan, para wartawan cetak maupun elektronik, yang biasanya doyan bertanya dengan seorang pakar pun menjadi ciut nyalinya. Disela-sela seminar, bahkan usai seminar, tak ada para wartawan yang berani mewawancarai Paul.
Sebenarnya, ada penterjemah tapi hanya dilakukan sat pembukaan acara oleh Panitia Pelaksana dan Gubernur Kalsel saja, tapi saat seminar hal tsb tidak dilakukan.
Gubernur Rudy Ariffin berharap, seminar ini bisa membuka wawasan dan tabir gelap tentang apa dan bagaimana CBM tsb. “Saya berharap dengan bertemunya berbagai stakeholder dalam seminar ini dapat memberikan pencerahan bagi kita semua dalam usaha pengembangan CBM untuk pembangunan ekonomi lokal, regional dan nasional,” ujarnya. (Dikutip dari Harian Radar Banjarmasin, 28/02/2009)

Idenya bagus sih, tapi gimana kalau ngga ngerti apa yang dibicarakan. Jadi tolong kalau mau ngadain Seminar seperti itu lagi gunakan dong penterjemah biar kita-kita pada ngerti. Biar ga masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Nol dong!

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 28 Februari 2009 in Bagi Info Nih!

 

2 responses to “Susahnya Kalau Tak Mengerti Bahasa Inggris !

  1. imi surya putera

    28 Februari 2009 at 7:21 AM

    Yang susah itu bukan Bahasa Inggris, tapi Bahasa ‘Banjar Pahuluan’, tak ada orang jual kamusnya di pasaran, terkecuali ‘kamus hidup’ yang bisa langsung bicara dan memeluk, he…he…he…
    Bahasa Indonesia itu kan sudah hampir separuhnya mengadopsi bahasa asing, contoh ; gelas (glass), botol (bottle), mesin (machine), motor, mobil, w.c (water closed), h.p (hand phone), seken (second), televisi, radio, telpon, garasi (garage), dllnya. Bahkan sekarang ada yang bilang makan itu ‘ngemil’ diambil dari kata ‘meal’ atau banyak yang sudah bilang jika rusak itu ‘error’, bila menggantung (banjar ; takang) itu ‘hang’, ada pula yang ‘koler’ itu dari ‘cooler’. Orang tua kita dulu di kampung bilang jalan itu ‘satrat’ (Belanda ; straat, Jerman ; strasse, Inggris ; street), ‘lampu’ (Belanda ; lampen, Jerman ; lampen, Inggris ; lamp), ‘kakus’ (Belanda ; kark huis), ‘kebesaran’ (Spanyol ; gober), mama mia….(ya Tuhan) kata orang Italia, lama2 nanti Bahasa Indonesia sebagai lingua franca di negeri ini tergeser oleh kombinasi kosa2 kata dari bahasa asing tersebut. Semoga bahasa Banjar yang kupakai tiap hari tetap utuh (bukan pasangan aluh).
    Salam dari tenggara pulau kalimantan, ayo mampir ke blog http://www.imisuryaputera.co.cc

     
  2. leanyjagen

    28 Februari 2009 at 7:33 AM

    @ imi surya putera : uma….hanyar tau nah unda…Gober tuh dari
    Spanyol kah….ha…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: